Teknik Lingkungan 2016 Belajar Mengolah Limbah Domestik ke STP Lippo Karawaci

ev.universitaspertamina.ac.id—Pada 15 September 2016, Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Pertamina angkatan 2016 mengunjungi Sewerage Treatment Plant (STP) PT Lippo Karawaci, Tangerang, Banten. Kegiatan kuliah lapangan ke salah satu instalasi pengolahan air limbah domestik di Indonesia tersebut bertujuan memberikan wawasan lebih mengenai proses pengolahan, perawatan beberapa alat pengolahan, struktur bangunan, serta keprofesian di bidang limbah cair. Dr. Eng. Ari Rahman, S.T., M.Eng, selaku Ketua Program Studi Teknik Lingkungan dan beberapa dosen lainnya ikut serta dalam kegiatan tersebut.

 

Sejak STP Lippo Karawaci berdiri pada tahun 1994, pengolahan limbah cair domestik rumah tangga, termasuk tinja dikelola menggunakan sistem pipa tertutup yang ramah lingkungan. Pipa-pipa tersebut sudah digunakan oleh sekitar tiga puluh ribu warga di kawasan Lippo Karawaci. Kawasan tersebut meliputi perkantoran di Lippo Pinangsia, Rumah Sakit Siloam Gleneagles, supermall, sekolah, hotel, perumahan, dan apartemen. Kapasitas limbah cair di sana mencapai 11.000 m3/hari, sedangkan debit air yang masuk rata-rata 5.500 m3/ hari. Saluran air hujan (drainase) dan saluran limbah cair dibuat terpisah.

 

Kualitas air yang dihasilkan STP Lippo Karawaci sudah termasuk air bersih namun belum bisa diminum. Air tersebut disalurkan kembali ke perumahan, institusi, dan berbagai fasilitas di daerah Lippo Karawaci. Lebih spesifiknya digunakan untuk menyiraman tanaman di area terbuka dan  mengisi danau di lapangan golf.

Kepala Pengolahan Limbah dan Sanitasi Lingkungan PT Lippo Karawaci, Ibu Cornelia Retno, menjelaskan proses pengolahan limbah cair di sana menggunakan sistem aerobile treatment, yakni menggunakan bakteri dan oksigen untuk menguraikan bahan polutan. “Dengan sistem aerobile treatment yang diterapkan di kawasan ini, limbah cair tidak menghasilkan gas sebagai produk sampingan, air hasil olahan lebih stabil, dapat didaur ulang, dan yang pasti tidak berbau walau di tempat pengolahan limbah sekalipun.,” kata Ibu Retno. (Tim Jurnalis TL/Delafany & Zeniasha)

Sewerage Treatment Plant (STP) Lippo Karawaci