Field Trip Teknik Lingkungan angkatan 2017 ke Waduk Jatiluhur Perusahaan Perum Jasa Tirta II

Mata kuliah mekanika fluida merupakan salah satu mata kuliah wajib Teknik Lingkungan Universitas Pertamina. Pada tanggal 29 April 2019, mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2017 Universitas Pertamina yang didampingi oleh Kak Ditasya dari Laboratorium Mekanika Fluida mengadakan kuliah lapangan ke Perum Jasa Tirta (PJT) II selaku pengelola PLTA Jatiluhur.

Kuliah lapangan ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa terkait dengan mata kuliah mekanika fluida. Mahasiswa juga diharapkan memiliki pandangan kedepan untuk mencari studi terkait tugas akhir atau mencari lapangan pekerjaan serta tentang penerapan Teknik Lingkungan dalam dunia kerja. .

Kunjungan ini merupakan kunjungan kedua bagi mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Pertamina. Pada tahun ajaran sebelumnya, mahasiswa Teknik Lingkungan 2016 juga mengadakan kuliah Lapangan Ke Waduk Jatiluhur.

Waduk Jatiluhur berjarak kurang lebih 100 km arah Tenggara Jakarta, yang dapat dicapai melalui jalan tol Jakarta – Cikampek dan jalan tol Cipularang (ruas Cikampek – Jatiluhur), dan 60 km arah Barat Laut Bandung, yang dapat ditempuh melalui jalan tol Cipularang (ruas bandung – Jatiluhur). Bendungan Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia, membendung aliran Sungai Citarum di Kecamatan Jatiluhur – Kabupaten Purwakarta – Provinsi Jawa Barat.

Mahasiswa Teknik Lingkungan melakukan perjalanan dengan menggunakan bus dan ditempuh dalam kurun waktu sekitar 4 jam. Setiba disana, kami diajak berkeliling bendungan dan diberi presentasi singkat terkait sistem operasi waduk dari salah satu pengelola Waduk Jatiluhur.

Pihak pengelola mengaku sejak disetujui pada 1967, Bendungan Jatiluhur mengaku telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Seperti, menyuplai 80 persen kebutuhan air baku warga DKI Jakarta dan mengairi 340.000 daerah irigasi. Serta berfungsi untuk pengendalian banjir di Karawang dan sekitarnya, perikanan darat dan pengembangan pariwisata dan olahraga air.

Selain mengunjungi Bendungan, kami juga mengunjungi kepanjangan plta (PLTA). Bendungan ini juga dapat menggerakkan enam turbin guna menghasilkan listrik sebesar 187 megawatt. Selama ini, kepanjangan pjt (PJT) menjual listrik ke PLN. Namun, ada pula listrik yang dijual secara langsung ke industri yang tentunya berdasarkan persetujuan PLN.

PLTA Jatiluhur dibangun bersamaan dengan pembangunan bendungan Jatiluhur. Kapasitas daya terpasang PLTA Jatiluhur sekarang sekitar 6 x 30 MW dan terkoneksi dengan sistem jaringan kelistrikan Jawa-Bali.

“Kuliah lapangan telah berjalan dengan baik, semua berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Saran kedepannya untuk  Kuliah Lapangan buat adik tingkat agar mencari tempat kuliah lapangan yang berbeda guna  menambah relasi dan mendapatkan pengalaman yang berbeda“, ujar Sri Dewi, selaku ketua panitia kuliah lapangan.

By, Iqbal